Jumat, 26 Oktober 2012

Cuka, Agresif Pembersih Kotoran


Anda pasti tahu bahan masakan ini, ya cuka dapur atau cuka masak. Asam asetatasam etanoat atau asam cuka, adalah senyawa kimia asam organik yang dikenal sebagai pemberi rasa asam danaroma dalam makanan. Asam cuka memiliki rumus empiris C2H4O2. Rumus ini seringkali ditulis dalam bentuk CH3-COOH, CH3COOH, atau CH3CO2H. Asam asetat murni (disebut asam asetat glasial) adalah cairan higroskopis tak berwarna, dan memiliki titik beku 16.7°C. Tahukah Anda, cuka tidak hanya mampu membuat masakan lebih lezat?
Cuka ternyata juga mampu "membantu" Anda melakukan banyak pekerjaan rumah. Tidak percaya?

Mungkin, Anda perlu mencobanya sendiri beberapa "kehebatan" cuka ini. Ya, cuka putih dapat berfungsi sebagai pembersih tiada dua yang murah dan tidak mengandung racun.Dengan memanfaatkannya, Anda dapat mengurangi penggunaan zat kimia dan ikut melestarikan lingkungan. Simak tipsnya berikut ini:

Cairan pembersih
Cuka dapat Anda gunakan untuk membersihkan kaca jendela, lantai, konter dapur, keramik, bahkan perabotan besi. Anda hanya perlu mencampurkan cuka dengan air bersih. Campuran ini dapat membawa kembali kilau perabotan Anda.

Dengan kadar cuka yang lebih pekat, Anda bahkan dapat menggunakannya untuk membersihkan ubin kamar mandi dan noda membandel di kamar mandi Anda.

Pembersih wastafel, bak dan lantai. Campurkan seperempat cangkir baking soda, satu sendok makan sabun cair, dan cuka secukupnya. Anda pun memiliki bahan pengganti pembersih kimia.

Pembersih meja. Tuangkan cuka putih pada sehelai kain lap lalu gunakan supaya meja lebih segar.

Pembersih jendela. Campurkan cuka dengan air dalam botol semprot, dan gunakan untuk membersihkan jendela dan kaca rumah.

Penghilang noda pada kayu. Campurkan cuka dan minyak zaitun dengan perbandingan yang sama, dan gosokkan dengan kain di atas kayu. Lihatlah, nodanya telah hilang.

Pembersih karat. Rendamlah alat yang berkarat di dalam cairan cuka selama satu malam, namun pastikan Anda membilasnya bersih di pagi hari, agar cuka tidak bikin logam berkarat.

Pembersih mesin kopi. Tuangkan cuka ke dalam pembuat kopi, campur dengan air dan biarkan bekerja dengan baik. Cairan itu akan menghilangkan kerak kapur dan membuat kopi Anda terasa lebih segar.

Pembersih microwave. Campurkan cuka dan air ke dalam piring, masukkan ke dalam microwave, lalu biarkan mendidih di dalam. Biarkan uap cuka bekerja secara ajaib, kemudian bersihkanlah.

Pembersih pintu oven. Sapukan cuka putih di seluruh bagian dalam pintu oven, kemudian diamkan selama 15 menit, lalu bersihkanlah. Penggunaan cuka sebagai pembersih ini dapat mengurangi penggunaan sabun dan lainnya.

Pembersih gelas. Semprotkan cuka ke dalam gelas anggur, diamkan selama beberapa menit, dan bilas dengan air panas, dan biarkan mengering.

Blender Kotor. Penggunaan blender biasanya meninggalkan noda. Terkadang noda tersebut sulit dihilangkan. Jika itu terjadi, gunakan campuran air, sabun cuci piring, dan cuka. Tuang campuran itu ke dalam blender dan nyalakan blender selama 30 detik. Buang campuran air tadi dan bilas dengan air hangat.
Pembersih shower mampet. Air yang mengandung besi, tanah, atau pasir halus bisa menjadi biang keladinya. Untuk mengatasinya, siapkan 1 liter air panas, kemudian tuangkan satu cangkir cuka makan dan aduk. Rendam kepala shower dalam larutan tadi selama 10 menit. Angkat, lalu bersihkan. Teratasi sudah masalah shower mampet.

Lantai Kusam. Lantai keramik yang berusia lebih dari lima tahun biasanya berubah menjadi kotor dan kusam. Untuk membersihkannya, tuangkan cuka ke permukaan lantai. Diamkan selama lima menit. Kemudian bersihkan dengan kain pel hingga bersih. Pel sekali lagi dengan air untuk menghilangkan bau cuka.

Karat pada Logam. Untuk menghilangkan karat, siapkan satu sendok makan cuka dicampur satu sendok teh garam. Gosokkan campuran tersebut ke bagian perkakas logam yang berkarat. Setelah karat hilang, bersihkan dengan air dan keringkan.

Sisa Minyak. Agar noda minyak di panci gampang dibersihkan, tuangkan cuka ke dalam 2 liter air. Celupkan panci berminyak ke dalamnya. Noda minyak akan luntur dan setelah itu bilas panci dengan air bersih.

Menghapus Noda pada Karpet
Karpet biasanya mudah terkena noda, baik noda minuman, makanan dan sebagainya bisa disiasati dengan cuka.

Caranya Anda buat campuran 2 sdm garam, larutkan dalam ½ cangkir cuka dan gosoklah pada karpet yang terkena noda, setelah mengering gunakan vacum cleaner.

Pembersih Kulkas
Mungkin sebagian Anda mempunyai cara sendiri untuk membersihkan lemari es atau kulkas. Tahukah Anda kalau cuka juga bisa membersihkan interior, eksterior kulkas, sekat pintu kulkas, mencegah jamur pada kulkas.

Teteskan cuka pada kain lap dan gunakan untuk membersihkan kulkas, lalu letakkan sekotak soda kue untuk menyerap bau setelah kulkas dibersihkan.

Pengharum saluran
Jika saluran pembuangan air di wastafel atau sink dapur sudah berbau tidak sedap, Anda bisa menuangkan cuka ke dalam saluran dan guyur menggunakan air panas. Efek cuka dapat menjadi lebih "agresif" lagi dengan menambahkan campuran baking soda dan cuka ke dalam saluran untuk merontokkan material yang menempel di dinding saluran.

Tuangkan secangkir baking soda dengan cuka putih panas. Biarkan selama beberapa menit, dan larutkan dalam air. Lalu tuangkan ke saluran air.

Menghilangkan noda
Cuka juga efektif untuk menghilangkan noda. Di dalam cucian tambahkan seperempat cangkir cuka ke dalam cucian Anda. Selain melembutkan kain, cuka juga akan menghilangkan noda membandel. Gosok-gosok bagian baju yang terkena noda dengan lembut dan cucilah dengan air dingin.

Bahkan, mencuci dengan cuka juga dapat menghilangkan bau pada baju-baju olahraga yang sebelumnya penuh keringat.

Membersihkan Kerak
Ceret air kadang terjadi endapan kapur, dan sulit dibersihkan. Anda bisa menggunakan cuka untuk menyingkirkan endapan kapur pada ceret.

Caranya rebus cuka (tanpa air) dalam ceret selama beberapa menit, dinginkan, dan cuci/bilas dengan air seperti biasa. Endapan kapur akan lebih mudah dibersihkan.

Kerak Botol. Kerak pada botol bisa dibereskan dengan cuka. Masukkan air sabun ke dalam botol. Tambahkan satu sendok makan abu gosok dan satu sendok makan cuka. Biarkan selama 10 menit. Kemudian kocok-kocok dan sikat bagian dalam botol. Kerak dalam botol pun hilang.

Bahan Lem
Guci Pecah. Guci pecah pun bukan lagi masalah. Buat campuran dari satu bungkus agar-agar, satu sendok cuka, aduk hingga mengental. Gunakan campuran adonan tadi sebagai lem. Rekatkan setiap bagian pecahan guci. Setelah itu jemur hingga adonan lem kering. Guci pun kembali utuh.

Menumbuhkan tanaman
Tak hanya itu. Cuka bahkan dapat membantu Anda bercocok tanam. Jika tanah di halaman rumah mengandung alkalin dan Anda ingin menumbuhkan tanaman yang memerlukan banyak asam sepertirhododendron, tambahkan saja cuka ke tanah tempat menanam tanaman tersebut. Namun, pastikan Anda sudah mengecek kadar asam di tanah rumah Anda. Terlalu banyak asam justeru dapat merusak tanaman.
(Sumber: kompas.com/mnn.com, hutantropis.com)

3 komentar:

  1. jika mencari produk pembersih karat silahkan disini: http://www.perlengkapanindustri.com

    semoga dapat membantu.
    terima kasih

    BalasHapus
  2. Bagus....
    bahannya mudah didapat..

    terima aksih

    BalasHapus
  3. thanks infonya gan, langsung dicoba

    BalasHapus

DID YOU KNOW?

Visit Yogyakarta / Jogja